Tuesday, December 18, 2018
Artikel Terbaru

Ushul Fikih

Kapan Hajiyat Berubah Menjadi Dharuriyat?

Benarkah ini kaidah fikih? الحَاجَةُ قَدْ تَنْزِلُ مَنْزِلَةَ الضَّرُوْرَةِ Jika benar, contohnya piye? Jawa: Benar. Ungkapan di atas adalah kaedah fikih. Ulama pertama yang menyatakan kaedah tersebut adalah Imam Haramain dalam kitab al-Burhan. Setelah beiau, lalu dinukil oleh ulama setelahnya seperti Imam Ghazali, Imam Suyuti, Iz Ibnu Abdussalam dan lain sebagainya. Makna dari kaedah di atas adalah bahwa al-hajah, dapat ... Read More »

Kebijakan Seorang Pemimpin Atas Rakyat Harus Berdasarkan Kemashlahatan

Ada kaedah yang sangat popular di kalangan para ulama ushul, terkait dengan kebijakan pemerintah. kaedah ini adalah التصرف على الرعية منوط بالمصلح Atau Kebijakan seorang pemimpin atas rakyatnya harus berdasarkan kepada kemaslahatan. Kaedah ini sesungguhnya bermula dari pernyataan imam Syafii yang berbunyi: منزلة الإمام من الرعية منزلة الولي من اليتيم Artinya: Posisi seorang pemimpin itu bagi rakyatnya seperti posisi seorang ... Read More »

Pengertian Maqashid Syariah

Maqashid berasal dari fiil tsulatsi qashada yaqshudu qashdan. Kata tersebut dalam bahasa Arab mempunyai banyak makna, di antaranya adalah: Qashada, al-qashdu: mendatangkan sesuatu. Qashadahu, qashada lahu, qashada ilaihi: menuju kepada sesuatu Qashada qashdahu; berjalan menuju arah tertentu Al-qaashid: dekat. Contoh: bainana wa bainal ma’i lailah qaashidah (jarak antara aku dengan air sudah dekat) Lantas apa yang dimaksud dengan ilmu maqashid ... Read More »

Tahsiniyat dalam Tinjauan Maqashid Syariah

Tahsiniyat ini terkait erat dengan tambahan atau kesempurnaan atas sesuatu. Ia tidak sepertidadurat yang tidak boleh hilang, karena jika hilang akan berimplikasi negative terhadap kehidupan dunia dan akhirat seseorang. Ia juga tidak seperti hajiyat, yang jika ia tidak dilakukan, maka akan menimbulkan keberatan dan kesengsaraan bagi hamba di dunia. Tahsiniat lebih terkait dengan muruah dan akhlak yang terpuji. Jika seseorang ... Read More »

Hajiyat Terdapat Dalam Urusan Akidah, Muammalat dan Akhlak

Sebelumnya telah kami sampaikan terkait hajiyat dalam tinjauan maqashid syariah. Juga sudah kami sampaikan terkait beberapa kaedah yang umum digunakan para ulama ushul sebagai sandaran hukum tersebut. Kita akan lanjutkan pada ruang lingkup hajiyat. Hajiat yang berupa keringanan hamba, diberikan Allah kepada para hamba-Nya yang merasa keberatan atau kesusahan dalam menunaikan hukum syariat. Keringanan tersebut, mencakup semua urusan, baik akidah, ... Read More »

Hukum Kencing Berdiri

Ust. Ada yang bilang bahwa kita tidak boleh kencing berdiri, benarkahust? Syukran jawabannya Boleh kencing sambil berdiri. Hanya jika dilakukan dengan duduk, lebih baik. Dalilnya adalah sebagai berikut: أَتَى النَّبِىُّ ، ( صلى الله عليه وسلم ) ، سُبَاطَةَ قَوْمٍ ، فَبَالَ قَائِمًا ، فَدَعَا بِمَاءٍ ، فَجِئْتُهُ بِمَاءٍ ، فَتَوَضَّأَ “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendatangi tempat pembuangan ... Read More »

Kaedah Hajiyat Dalam Ilmu Maqashid 2

Sebelumnya sudah kami smapaikan terkait beberapa kaedah yang berhubungan dengan hajiyat. Di bawah ini, akan kami tambahkan beberapa kaedah lain secara lebih ringkas. Selanjutnya akan kami sampaikan secara lebih mendetail Insyaallha. 7. Seseorang yang belum mempunyai beban hukum secara sempurna seperti anak kecil, bucak dan orang gila. 1. Budak tidak wajib melaksanakan shalat jumat. 2.Anak kecil dan orang gila tidak ... Read More »

Kaedah Hajiyat Dalam Ilmu Maqashid

Berdasarkan beberapa ayat yang sudah kami sampaikan sebelumnya, para ulama mengambil kesimpulan bahwa agama tidak sulit. Berbagai urusan ubudiyah, ibadah dan muammalah, sesungguhnya ditujukan untuk maslahat manusia dan tidak memberatkan hamba. Dalam tataran praktisnya, para ulama meletakkan beberapa kaedah, di antaranya adalah sebagai berikut: الحرج شرعاً مرفوع Maknanya adalah bahwa syariat akan mengangkat sesuatu yang memberatkan hamba. Contoh: 1. Diterima ... Read More »

Hajiyat ]alam Ilmu Maqashid

Sebelumnya pernah kami sampaikan bahwa dalam maqashidsyariat terdapat ad-dharuriyatul khamsah yang merupakan sesuatu yang sangat esensial bagi keberlangsungan dan kestabilan kehidupan manusia dan dapat mempengaruhi kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat. Jika ada yang cacat atau terganggu akibat pelanggaran dari salah satu adh-dharuriyatul khamsah, maka akan menimbulkan ketidak seimbangan dalam kehidupan manusia. Selain itu, juga akan berakibat pada kesengsaraan kehidupan ... Read More »

Dinamika Pemikiran Awal Waktu Subuh Di Muhammadiyah; Reaksi Buku Evaluasi Awal Waktu Subuh dan Isya

Beberapa waktu lalu, Prof. Tono Saksono bersama timnya di UKAMKA melakukan penelitian terkait waktu subuh. Dalam buku tersebut disampaikan bahwa shalat subuh yang dilaksanakan di Indonesia, terlalu awal sampai 26 menit. Buku tersebut di kalangan Muhammadiyah menjadi ramai, lantaran belum ada keputusan resmi dari Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Berikut kami sampaikan beberapa diskusi WA yang mencerminkan dinamika ... Read More »

Open