Friday, September 22, 2017
Artikel Terbaru

Pemikiran Islam

Musyawarah Menjadi Ciri-Ciri Seorang Mukmin

  Sebelumnya telah kami sampaikan bahwa dalam al-Quran terdapat nas yang secara sharih memerintahkan musyawarah. Di antaranya terkait urusan keluarga dan politik. Berikut ini kami akan menyebutkan contoh lain dalam musyawarah yang secara sharih disebutkan oleh al-Quran, yaitu tatkala al-Quran berbicara mengenai ciri-ciri seorang muknin. Disebutkan bahwa di antara ciri-ciri seorang mukmin adalah hamba Allah yang suka bermusyawarah. Firman Allah: ... Read More »

Musyawarah Terkait Urusan Politik

Sebelumnya sudah kami sampaikan bahwa perintah musyawarah yang secara sharih disebutkan dalam al-Quran, setidaknya di tiga tempat, yaitu terkait masalah keluarga, politik dan identitas seorang mukmin. Sebelumnya sudah kami singgung mengenai firman Allah yang menceritakan mengenai musyawarah terkait urusan keluarga. Sekarang kami akan menyebutkan ayat yang memerintahkan mengenai musyawarah dalam urusan politik.   Pertempuran Uhud adalah pertempuran yang pecah antara kaummuslimin dan ... Read More »

Syura Dalam Pemikiran Politik Islam

Salah satu identitas pemikiran politik Islam yang disepakati oleh seluruh kelompok Islam, baik ahlu sunnah, khawarij, murjiah, muktazilah dan lains sebagainya adalah sistem syura. Yang dimaksud dengan syura di sini adalah sebuah lembaga negara, yang mempunyai fungsi sebagai badan permusyawaratan.  Biasanya di kalangan ulama Sunni, lembaga syura ini dikenal dengan istilah ahlul halli wal aqdi, sementara di kalangan syiah biasa ... Read More »

Al-Amr Berkonotasi Sebagai Urusan Politik

Dalam sejarah Islam, kata al-amr, sering berkonotasi sebagai urusan politik. Nabi Muhammad saw dan juga para sahabat ketika berbicara masalah urusan politik, sering menggunakan lafal al-amr. Kata al-amr sebagai urusan politik ini bisa dilihat dari sejarah awal Abu Bakar dipilih menjadi khalifah kaum muslimin.     Dalam kitab Nihayatul Iqdam fi Ilmil Kalam, Sahrastani berkisah,  pasca wafatnya Rasulullah saw dan ... Read More »

Kewajiban Rakyat Kepada Pemimpin: Taat

  Sebelumnya sudah kami sampaikan mengenai kewajiban pemerintah kepada rakyatnya, yaitu menjaga amanat dengan baik dan menegakkan keadilan di masyarakat. Jika pemerintah sudah menunaikan amanat dengan baik dan juga memberikan rasa keadilan bagi masyarakat, itu artinya rakyat sudah mendapatkan sesuatu yang menjadi haknya. Jika rakyat sudah mendapatkan haknya, maka rakyat juga mempunyai kewajiban kepada pemimpinnya. Mengenai kewajiban rakyat ini, Allah ... Read More »

Kewajiban Seorang Pemimpin; Melaksanakan Amanat dan menegakkan keadilan

Sebelumnya pernah kami sampaikan mengenai firman Allah berikut:   إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ ۚ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. ... Read More »

Terminologi Atas Perkara Politik; Al-Amr

Seperti yang sudag disinggung sebelumnya bahwa istilah Imam dan Imamah dengan makna politik, muncul pasca wafatnya Rasulullah saw. Umumnya memang untuk julukan pemimpin negara, mereka menggunakan kata Imam atau Imamah. Hanya saja, jika terkait dengan tanggungjawab politik, istilah yang dipakai biasanya digunakan kata al-amr. Al-amr sendir artinya secara bahasa adalah suatu perkara, urusan atau persoalan. Maksudnya adalah bahwa persoalan politik ... Read More »

Gelar Raja Berkonotasi Otoriter

Dalam al-Quran, raja yang tidak mendapatkan celaan adalah raja Bani Israel. Firman Allah: وَقَالَ لَهُمْ نَبِيُّهُمْ إِنَّ اللَّهَ قَدْ بَعَثَ لَكُمْ طَالُوتَ مَلِكًا ۚ قَالُوا أَنَّىٰ يَكُونُ لَهُ الْمُلْكُ عَلَيْنَا وَنَحْنُ أَحَقُّ بِالْمُلْكِ مِنْهُ وَلَمْ يُؤْتَ سَعَةً مِنَ الْمَالِ ۚ قَالَ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاهُ عَلَيْكُمْ وَزَادَهُ بَسْطَةً فِي الْعِلْمِ وَالْجِسْمِ ۖ وَاللَّهُ يُؤْتِي مُلْكَهُ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ ... Read More »

Julukan Pemimpin Umat: Raja

Dalam pemikiran politik Islam, julukan raja sangat jarang digunakan. Bahkan para pemimpin negara Islam, selalu menghindar dan tidak mau diberi julukan raja. Dalam al-Quran, raja sering berkonotasi negatif. Raja merupakan pemimpin yang mempunyai otoritas penuh, otoriter dan pelaku zalim. Allah berfirman: قَالَتْ إِنَّ الْمُلُوكَ إِذَا دَخَلُوا قَرْيَةً أَفْسَدُوهَا وَجَعَلُوا أَعِزَّةَ أَهْلِهَا أَذِلَّةً ۖ وَكَذَٰلِكَ يَفْعَلُونَ   Artinya: “Dia berkata: ‘Sesungguhnya ... Read More »

Khalifatullah Dan Gelar Raja Mataram

Khalifatullah, maksudnya adalah wakil Allah. Artinya bahwa pemimpin, merupakan tangan kanan Allah di muka bumi. Apa yanhg ia lakukan merupakan wujud dari “sikap” Tuhan. Ia mempunyai otoritas ketuhanan. Pemikiran kepemimpinan seperti ini sesungguhnya tidak mencerminkan spirit ajaran islam. Ketika ada yang memberikan julukan khalifatullah kepada Abu Bakar, beliau menolaknya. Hanya kemudian julukan ini kembali muncul tatkala sistem kepemimpinan dalam pemikiran ... Read More »

Open