Saturday, November 18, 2017
Artikel Terbaru

Ilmu Kalam

Ulama Kalam Baru Itu Bernama Kyai Agus Purwanto

Sebelumnya pernah saya sampaikan bahwa tujuan awal terbentuknya ilmu kalam ada dua, yaitu: 1. Membela akidah Islam dari serangan orang-orang non muslim, yaitu Manawi, Majusi, Yahudi, Nasrani, Dhariyuun, Atheis dan lain sebagainya. Mereka menyerang akidah Islam sesuai dengan konsep ketuhanan mereka. Selain itu, mereka juga menggunakan logika dalam menyerang prinsip ketuhanan yang dianut umat Islam. Ulama merasa berkewajiban membela akidah ... Read More »

Implikasi Teologi Atas Kiyas Ghaib Ala Syahid dan Kiyas Aresto

Banyak tokoh yang terkecoh dengan dua model kiyas ushuli atau kiyas ghaib ala syahid dengan kiyas aresto. Bahkan ada yang menganggap bahwa kiyas yang dibangun oleh Imam Syafii merupakan kiyas ushuli yang terinspirasi dari kiyas Aresto. Tentu saja pendapat ini terbantahkan. Duakiyas tadi sanga berbeda dan tidak ada kemiripan sama sekali. Terkait perbedaan-perbedaan antara keduanya sudah beberapa kali kami tulis, ... Read More »

Di Sisi Perbedaan Antara Muktazilah dan Asyariya

berikut hasil diskusi mentah dari group almuflihun ilmu kalam.semoga bermanfaat: Terkait dengan sifat Allah, ada perbedaan Muktazilah dan Asyariyah. Bagi muktazilah, bahwa sifat allah dan dzat allah adalah satu dan tidak bisa dipisah-pisah. Jika kita memisahkan anatara sifat allah dengan dzat allah, maka sama saja kita menganggap bahwa allah itu berbilang. Logika yang dipakai muktazilah sebagai berikut. Atom (jauhar) mempunya ... Read More »

Filsuf Muslim Menafikan Sifat Allah

Argument yang digunakan oleh Muktazilah dan Asyairah terkait dengan sifat tuhan tadi, dengan menggunakan permisalan jauhar dan ard ditolak oleh para filsuf. Menurut mereka, bahwa Tuhan maha sempurna. Dengan kesempurnaan itu, tuhan tidak perlu “memikirkan” yg lain. Alam raya ini, merupakan “pancaran” Tuhan. Ia wujud, karena adanya tuhan. Hubungan antara Tuhan dan alam raya adalah hubungan illat ma’lul. Tuhan tidak ... Read More »

Sifat Allah Antara Muktazilah Dan Asy-‘Ariyah

Seluruh firqah Islam, baik muktazilah, asyairah, hambaliyah, zhahiriyah, filsuf sepakat bahwa allah mempunyai sifat sempurna. Tidak ada kekurangan pada diri Tuhan karena kurang adalah sifat mahluk. Namun kemudian terjadi perbedaan pendapat terkait dengan sifat kesempurnaan itu, seperti pengetahuan (ilmu), iradah, qudrah dan lain sebagainya. 1. Muktazilah menyatakan bahwa antara dzat Tuhan dengan sifat-sifat kesempurnaan Tuhan merupakan hal yang satu. Jadi ... Read More »

Resmum “Trinitas” Tauhid?

Berikut resum diskusi group al-muflihun terkait ilmu kalam Pembagian tauhid menjadi tiga: 1. Salafi (wahabi) membagi tauhid menjadi tiga, yaitu tauhid rububiyyah, sifat dan uluhiyyah. 2. Pembagian tauhid menjadi tiga, menurut mereka berdasarkan dari berbagai tafsiran para ulama mutaqaddimin seperti imam qurtubi. 3. Tujuan pembagian sekadar untuk pemetaan tauhid saja. Hanya saja, pembagian tauhid itu banyak mendapat kritikan, dengan alasan: ... Read More »

Bagi Para Filsuf, Tuhan Tidak Berkehendak

  Sebelumnya pernah saya sampaikan mengenai perbedaan antara illat ma’lul yang biasa digunakan sebagai argumen para filsuf dan dalilul hudus yang biasa digunakan oleh para ulama kalam. Illat ma’lul maksudnya bahwa keberadaan makhluk (alam raya), sifatnya otomatis tanpa butuh penciptaan. Ia ada karena Tuhan ada. Alam dengan Tuhan sama-sama qadim. Bedanya terletak di peringkat, yaitu bahwa Tuhan sempurna sementara alam ... Read More »

Siapakah Ahlu Sunnah Itu?

Berikut kami sampaikan sejarah singkat perkembangan Ahlu Sunnag. Tulisan ini dari geroup WA rumah ilmu, memang masih sangat mentah. Meski demikian kami share di sini, semoga membawa manfaat.   Untuk sejarah ahlu sunnah, secara singkat sebagai berkut: Pada masa Sahabat dan awal dinasti Bani Umayyah belum ada kelompok Ahlu Sunnah yang terlembagakan. Yang sudah terlembagakan waktu itu adalah Syiah, Khawarij, ... Read More »

Imam Razi, Ulama Kalam Sekaligus Ilmuan Ternama

  Sebelumnya saya sampaikan bahwa para ulama kalam tetap memuliakan ilmu pengetahuan eksakta. Tidak benar jika ulama kalam anti terhadap kemajuan, meski tidak menganut teori sebab akibat. Ulama kalam menggunakan al adah al muthradah untuk menyingkap berbagai fenomena alam.   Pernyataan ini tidak sekadar omong kosong. Ada bukti nyata bahwa seorang mutakallim juga dapat menjadi ilmuan sejati. Sebut saja misalnya ... Read More »

Ini Alasannya Mengapa Ulama Kalam Tidak Menggunakan Istilah Sebab Akibat

  Sebelumnya telah kami sampaikan bahwa para ulama kalam enggan menggunakan istilah sebab akibat dalam melihat berbagai fenomena alam. Meski mereka tidak menafikan tentang “hukum alam”, namun mereka lebih memilih istilah al adah al muthradah, yaitu kebiasaan yang berulang dan bersifat tetap.   Mengapa mereka tidak menggunakan istilah sebab akibat? Setidaknya ada dua alasan: Pertama, sebab akibat merupakan jebakan yang ... Read More »

Open