Wednesday, July 24, 2019
Artikel Terbaru

Fikih Dan Fatwa

Abu Bakar Addimyati Asyafi’i; Berkumpul 40 Hari Kematian Hukumnya Haram. Bagaimana Dengan Haul?

Di Indonesia, umum dilakukan peringatan kematian sejak hari pertama, ketiga, ketujuh, ke empat puluh bahkan setiap tahun. Peringatan hari kematina tersebut ternyata sedikit sekali dibahas di kitab-kitab Syafiiyah. Jika pun ada, mereka mengharamkannya.     Dalam kitab I’anatu Athalibin, karya Abu Bakar Utsman bin Muhammad Syatha Addimyati yang bermadzhab Asyafii, dikatakan, “Dalam Hasyiah al-Jamal dinukil dari kitab al-Minhaj dikatakan “Dan ... Read More »

Pendapat Ulama Syafiiyah Terkait Hidangan Makanan Dari Keluarga Mayit; Bid’ah Munkarah

 Biasanya setelah ada kematian, keluarga korban akan melakukan tahlilan dengan mengundang para tetangga. Tahlilan sendiri sudah menjadi budaya umum di kalangan masyarakat kita.       Terkait membaca doa untuk si mayit, semua ulama sepakat tidak menjadi persoalan. Bahkan sebagai sesama muslim kita dianjurkan untuk saling mendoakan. Allah berfiman:    رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالإِيمَانِ وَلا تَجْعَلْ فِي ... Read More »

Haid, Nifas dan Istihadah

Darah yang keluar dari kemaluan wanita ada tiga macam; darah haid, nifas dan istihadah. Darah haid adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita  ketika ia dalam keadaan sehat. Haid juga sering disebut dengan  datang bulan. Darah istihadah adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita, karena sakit (darah penyakit). Darah nifas adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita ketika ia melahirkan. ... Read More »

Ibnu Hazm Azhahiri; Orang Hamil dan Ibu Menyusui Tidak Wajib Berpuasa, Tidak Perlu Qada Dan Kafarah

Dalam kitab al-Muhalla jilid 3 hal. 310, Ibnu Hazm Az-Zhahiri berkata: Orang hamil, orang menyusui, kakek nenek, semua terkena kewajiban puasa. Puasa Ramadhan wajib bagi mereka semua. Jika ibu menyusui khawatir dengan anaknya karena dengan puasa dapat mengurangi asi, atau dapat menghilangkan asi, padahal tidak ada asupan lain bagi si kecil selain asi, atau bayi tidak menerima asi orang lain, ... Read More »

Taharah Bagi Wanita Muslimah

 Taharah secara etimologi berarti membersihkan dan mensucikan dari kotoran-kotoran atau noda yang bersifat indrawi atau kotoran yang bersifat maknawi. Contoh kotoran inderawi adarah air kencing, kotoran binatang dan lain sebagainya. Contoh kotoran maknawi adalah dengki, iri dan segala dosa yang dilakukan oleh manusia. Maksud taharah di sini adalah memastikan kebersihan tempat yang terkena kotoran.   Taharah secara terminologi adalah membersihkan ... Read More »

Menyikapi Perbedaan; Berkaca Dari Fikih Pernikahan

Dari pemaparan singkat mengenai pernikahan di atas, kita lihat tentang perbedaan pendapat antara para ulama terkait dengan hukum, rukun dan syarat-syarat pernikahan. Tetapi perbedaan tersebut bukan menjadikan perpecahan antara mereka. Tidak ada satu pun yang menganggap bahwa ijtihadnya paling benar sementara yang lain salah, atau bahkan sesat. Perbedaan mereka tetap terbingkai dengan sikap toleransi dan saling menghargai.    Tentu ini ... Read More »

Syarat Terlaksananya Akad Nikah

Yaitu syarat yang sudah terpenuhi dari syarat akad nikah dan syarat sah akad nikah. Maka syarat-syarat terlaksananya akad nikah adalah: a.         Kedua mempelai Balig dan berakal. b.        Kedua mempelai mempunyai sifat syar’i yaitu mempelai pria, wali dan wakil. c.         Wali ikhtiyâriyyah tidak boleh melangkahi wali ijbâr. d.        Wakil harus mentaati semua perintah wali     4. Syarat lazim Akad Nikah ... Read More »

Syarat Akad Nikah

A. Balig dan berakal   Maksudnya berakal, orang tersebut tahu dan memahami makna lafal ungkapan ijab kabul dalam akad nikah. a. Orang yang dinikahi benar-benar perempuan (bukan banci). b. Bukan muhrim atau bukan saudara satu susuan.   2. Syarat Sah Akad Nikah Bukan muhrim Ta`bîdu al-shîgah yaitu lafal shigah tersebut tanpa batasan atau ikatan, seperti; nikah mut’ah dan nikah mu’aqqat[1] ... Read More »

Syarat Nikah

      Syarat adalah sesuatu yang wajib kita laksanakan sebagai tolak ukur sah atau tidaknya sesuatu yang lain.  Namun ia bukan bagian dari sesuatu yang lain tersebut, seperti wudhu sebagai syarat sahnya shalat, namun wudhu bukan bagian dari shalat.[1]   Menurut madzhab Hanafi bahwa syarat akad mempunyai empat macam yaitu: 1. Syarat yang berkaitan dengan akad nikah 2. Syarat ... Read More »

Hukum Puasa Khusus di Bulan Rajab

Dalam sebuah diskusi, ada yang menanyakan terkait puasa yang khusus dilaksanakan pada bulan Rajab.   Jika kita teliti kembali kitab-kitab hadis, tidak ada satu hadis pun yang memerintahkan kita untuk puasa khusus di bulan rajab. Al-Hafiz Ibnu Rajab al-Hambali dalam kitab Lathaaif al-Ma’aarif berkata, “Tidak terdapat hadis dari nabi Muhammad saw atau pernyatan dari sahabat Nabi terkait puasa khusus di ... Read More »