Monday, September 16, 2019
Artikel Terbaru

Artikel

Daulah Bani Abbas

Abbasiyah itu dinisbatkan ke Abbas paman Rasul. Abbasiyah sendiri berdiri dari gabungan dan koalisi berbagai kelompok oposisi, baik dari Bani Hahasyim, Muktazilah, Syiah dan lain sebagainya. Mulanya mereka membuat gerakan rahasia, hingga tatkala sudah kuat, mereeka mulai membentuk kekuatan koalisi yang besar. Mereka yang tidak suka dengan Bani Umayyah bersatu di kelompok ini. Makanya tidak mengherankan jik a jika awal-awal ... Read More »

Hasan, Husain dan Muawiyah

Setelah Ali syahid, Bani Hasyim dan para sahabat yang tinggal di Madinah memberikan baiat kepada Hasan bin Ali. Tapi masyarakat muslim yang tinggal di Syam membaiat Muawiyah. Secara faktual, umat Islam punya dua khalifah. Satu di Madinah dan satu lagi di Syam.   Enam bulan kemudian, Imam Hasan bertemu dengan Muawiyah dan melakukan perundingan damai. Di sini terjadi kesepakatan damai ... Read More »

Awal Dinasti Bani Umayyah

Bagaimana pergantian kekuasaan yg terjadi di zamsn kekuasaan Islam saat itu? Bukankah sistem demokrasi belm ditemukan?   Jawabnya, istilah demokrasi sudah ada jauh sebelum Islam datang. Demokrasi itu pemikiran para filauf Yunan sekitar 4 abad sebelum Masehi. Demokrasi berdasarkan kekuasaan rakyat. Beda dengan sistem pemerintahan Islam yang menajdi negara hukum, yaitu kekuasaan tertinggi adalah kekuasaan hukum. Tentu saja hukum Islam ... Read More »

Antara Syiah Ali dan Syiah Muawiyah

  Beberapa waktu lalu, di group diskusi sejarah whatsappa, membahas tentang Ali dan Muawiyah. Saya coba menjawabnya dengan singkat melalui pendekatan sosiologi sejarah. Beda dengan yang umu digunakan, yaitu pendekatan ideologi. Memang masih sangat mentah, karena sangat singkat. Meski demikians aya share di sini. Semoga ada manfaatnya. pada masi Ali bin Abi Thalib, istilah syiah belum menjadi terminologi yang memberikan ... Read More »

Antara Tujuan (Maqashid)  dan Sarana (Wasilah)

  Sering kita mendengar bahwa hukum potong tangan dan rajam merupakan wasilah (sarana). Tujuan utamanya adalah agar para pelaku kejahatan bisa jera dari perbuatannya. Jika dua macam hukuman tadi tujuan utamanya sekadar sebagai efek jera, maka sarana bisa berubah sesuai dengan ruang waktu. Yang terpenting adalah bahwa tujuan tetap bisa tercapai.   Alasan yang biasanya dikemukakan adalah bahwa pada zaman ... Read More »

Sepintas Tentang Madzhab Dalam Khazanah Pemikiran Islam

  Sering sekali kita mendengar istilah madzhab. Apalagi ketika belajar fikih, maka istilah madzhab umum dibincangkan. Madzhab sendiri secara bahasa adalah jalan. Madzhab juga bisa bermakna pendapat, seperti kata, “Maa dzhahaba ilaihi fulan”, maksudnya, seperti pendapat si fulan. Jadi, madzhab di sini adalah pendapat. Madzhab Syafii, bearti pendapat imam Syafii, madzhab Hanafi, bearti pendapat imam Hanafi dan demnikian seterusnya.   ... Read More »

Bagaimana Sikap Muhammadiyah Terhadap Syekh Nawawi al-Bantani?

  Dalam diskusi whatsapp, ada pertanyaan berikut:  Bagaimana pendapat rekan-rekan dan juga pendapat Muhammadiyah secara organisasi, khususnya Majelis Tarjih, dan juga Majelis Tabligh terkait Syekh Nawawi al-Bantani yang menjadi ulama Haramain bermazhab Syafi’iyah? Mengenai profil keilmuan beliau, karya-karyanya dan fatwanya? Mengapa minim sekali fatwa atau opini keagamaan Muhammadiyah yang merujuk kepada beliau? Padahal beliau diakui di Timteng, dan beliau juga ... Read More »

Siapa Yang Berhak Memakzulkan Pemimpin?

Sebelumnya saya sempat menulis tentang sikap kelompok Islam terdahulu terkait dengan pemimpin yang tidak menerapkan hukum Islam, apakah dia dimakzulkan atau tidak. Di tulisan tersebut, saya sudah kupas mengenai pendapat masing-masing kelompok. Pertanyaannya, sebenarnya siapakah yang berhak memakzulkan pemimpin?   Ahlu Sunnah, Muktazilah dan Khawarij berpendapat bahwa yang berhak memakzulkan Imam atau pemimpin adalah ahlul halli wal Iqdi. Mereka ini ... Read More »

Pemerintah Yang Tidak Menerapkan Hukum Islam, Haruskah Dimakzulkan?

Di bebera kajian, baik FB ataupun whats app, sering sekali muncul pertanyaan mengenai sikap kita sebagai seorang muslim tatkala menghadapi pemerintahan yang tidak menerapkan hukum Islam. Bahkan sebagian dari mereka mempertanyakan mengenai hukum mengangkat senjata untuk melawan pemerintah tidak menerapkan syariat islam.   Persoalan ini sesungguhnya sudah ada sejak lama. Dalam kitab-kitab turas sering disebutkan mengenai pendapat para ulama ketika ... Read More »

Antara Banci dan Khuntsa

  Beberapa hari lalu di diskusi whatsapp ushul fikih sempat membahas mengenai hukum banci yang menjadi imam shalat. Di situ disebutkan bahwa seorang banci, tidak boleh menjadi imam shalat bagi makmum laki-laki, Namun banci boleh menjadi imam bagi makmum perempuan. Banci sendiri dalam fikih Islam biasa disebut dengan khuntsa.     Secara fikih memang benar. Persoalannya, kata banci di kalangan ... Read More »