Monday, September 16, 2019
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Bismillah, Ponpes Almuflihun Temanggung

 

Sabtu, 4 Mei 2019 menjadi hari bersejarah bagi kami. Pada hari tersebut, kami mulai mengadakan pengukuran lahan untuk kemudian kita bangun Pondok Pesantren Almuflihun. Insyaallah esok hari, Ahad 13 Mei 2019, kami akan memulai penebangan pohon jambu dan meratakan tanah. Setelah itu, baru proses pembangunan.

Untuk dana sendiri, sesungguhnya yang dibutuhkan sangat besar. Jika melihat maket yang kami buat tahun 2016, keseluruhan dana pembanungan kisaran 18 milyar. Itu pun belum dengan sarana kelas dan lainnya. Saat ini, harga bahan material ternyata mengalami kenaikan yang cukup siknifikan. Anggaran semakin membengkak dan bisa mencapai 30 milyar.

Saat ini, kami tidak memiliki dana sebesar itu. Meski demikian, kami tetap optimis bahwa pesantren almuflihun akan berdiri. Pembangunan dimulai dengan modal sekadarnya saja, kisaran 200-an juta, yaitu sebagian besar dana wakaf pribadi dan selebihnya dari para dermawan yang telah mewakafkan hartanya untuk pesantren. Dana yang ada saat ini, barangkali hanya cukup untuk pondasi saja. Namun kami tetap memulai dan memberanikan diri untuk melangkah.

Pesantren ini bukan milik kami. Pesantren ini adalah wakaf untuk umat Islam. Kami hanya sekadar mengelola amanat umat untuk mendirikan sebuah yayasan pendidikan sebagai bagian dari upaya dan ijtihad kami untuk mencetak kader ulama. Karena ini milik umat, insyaallah Allah akan memberikan kemudahan dan jalan keluar.

Meski ponpes almuflihun belum wujud, namun pendidikan dan pengajaran sudah kami mulai, tepatnya sejak awal tahun ini. Pengajaran berupa pendidikan membaca al-Quran untuk anak-anak tingkat SD, dilanjutkan dengan pembentukan kelompok belajar disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing. Mereka dibimbing untuk menyelesaikan materi sekolahan sekaligus jika ada PR dapat dikerjakan bersama.sama. Pengajaran dimulai bakda mahrib, dan usai pukul 20.00.

Jumlah santri yang belajar saat ini kisaran 50 santri. Untuk sementara, pengajaran bertempat di rumah Ustadzah Saadah, salah seorang aktivis Aisyiyah di tempat kami.  Beiau dan suaminya, Ustadz Mariman yang membimbing langsung pengajaran. Selain mereka berdua, juga dibantu oleh beberapa ustadz lainnya.

Diharapkan, jika ponpes almuflihun telah wujud, maka santri tinggal dipindahkan saja. Kami juga sudah membentuk kepengurusan pesantren meski sederhana. Saat ini, pesantren dipimpin oleh Bapak Wasino. Untuk pembangunan pesantren sendiri, sebagai koordinator lapangan Bapak Rusman (Ketua PCM Tretep) dan Mas Din yang juga aktivis Muhammadiyah.

Tentu kami membutuhkan dorongan dari semua pihak. Target kami tidak muluk-muluk, yaitu ahir tahun, minimal sudah ada dua ruang kelas. Jika ini bisa terwujud, maka tahun depan, kami sudah bisa untuk membuka pendaftaran. Semoga rencana kami hanya untuk ridha Allah dan sabilillah.

Bagi yang hendak wakaf tunai untuk pembangunan Pondok Modern Almuflihun, silahkan salurkan dananya ke: Bank BNI Cabang Magelang dengan no rekening: 0425335810 atas nama: Yayasan Al Muflihun Temanggung. SMS konfirmasi transfer: +20112000489

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

seven − one =

*