Sunday, July 5, 2020
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Bagaimana Sikap Muhammadiyah Terhadap Syekh Nawawi al-Bantani?

Syekh Nawawi bin Umar al-Jawi al-Bantani

 

Dalam diskusi whatsapp, ada pertanyaan berikut:  Bagaimana pendapat rekan-rekan dan juga pendapat Muhammadiyah secara organisasi, khususnya Majelis Tarjih, dan juga Majelis Tabligh terkait Syekh Nawawi al-Bantani yang menjadi ulama Haramain bermazhab Syafi’iyah? Mengenai profil keilmuan beliau, karya-karyanya dan fatwanya? Mengapa minim sekali fatwa atau opini keagamaan Muhammadiyah yang merujuk kepada beliau? Padahal beliau diakui di Timteng, dan beliau juga ulama asal Nusantara?
Berikut jawaban kami. Secara organisasi Muhammadiyah tidak mempunyai sikap tertentu terhadap beliau. Muhammadiyah tetap menjadikan perkataan ulama sebagai timbangan dalam berijtihad. Jika ada satu dua ulama yang kelewatan, itu semata-mata karena banyaknya litelatur, dan bukan karena Muhammadiyah apriori terhadap mereka.

 

 

Hanya saja jika mau ditilik lebih mendalam, ada perbedaan manhaj antara Syekh Nawawi al-Bantani dengan Muhammadiyah. Syekh Nawawi al-Bantani merupakan ulama Nusantara yang bermadzhab Syafii dan penganut kalam Asyari. Sementara Muhammadiyah secara fikih menggunakan fikih tarjihi. Untuk kalam, lebih dekat kepada kalam Hambali. Wallahu alam

 

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

4 × 4 =

*