Monday, May 28, 2018
Artikel Terbaru

Author Archives: wahyudi

Kaedah Hajiyat Dalam Ilmu Maqashid 2

Sebelumnya sudah kami smapaikan terkait beberapa kaedah yang berhubungan dengan hajiyat. Di bawah ini, akan kami tambahkan beberapa kaedah lain secara lebih ringkas. Selanjutnya akan kami sampaikan secara lebih mendetail Insyaallha. 7. Seseorang yang belum mempunyai beban hukum secara sempurna seperti anak kecil, bucak dan orang gila. 1. Budak tidak wajib melaksanakan shalat jumat. 2.Anak kecil dan orang gila tidak ... Read More »

Kaedah Hajiyat Dalam Ilmu Maqashid

Berdasarkan beberapa ayat yang sudah kami sampaikan sebelumnya, para ulama mengambil kesimpulan bahwa agama tidak sulit. Berbagai urusan ubudiyah, ibadah dan muammalah, sesungguhnya ditujukan untuk maslahat manusia dan tidak memberatkan hamba. Dalam tataran praktisnya, para ulama meletakkan beberapa kaedah, di antaranya adalah sebagai berikut: الحرج شرعاً مرفوع Maknanya adalah bahwa syariat akan mengangkat sesuatu yang memberatkan hamba. Contoh: 1. Diterima ... Read More »

Hajiyat ]alam Ilmu Maqashid

Sebelumnya pernah kami sampaikan bahwa dalam maqashidsyariat terdapat ad-dharuriyatul khamsah yang merupakan sesuatu yang sangat esensial bagi keberlangsungan dan kestabilan kehidupan manusia dan dapat mempengaruhi kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat. Jika ada yang cacat atau terganggu akibat pelanggaran dari salah satu adh-dharuriyatul khamsah, maka akan menimbulkan ketidak seimbangan dalam kehidupan manusia. Selain itu, juga akan berakibat pada kesengsaraan kehidupan ... Read More »

Dinamika Pemikiran Awal Waktu Subuh Di Muhammadiyah; Reaksi Buku Evaluasi Awal Waktu Subuh dan Isya

Beberapa waktu lalu, Prof. Tono Saksono bersama timnya di UKAMKA melakukan penelitian terkait waktu subuh. Dalam buku tersebut disampaikan bahwa shalat subuh yang dilaksanakan di Indonesia, terlalu awal sampai 26 menit. Buku tersebut di kalangan Muhammadiyah menjadi ramai, lantaran belum ada keputusan resmi dari Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Berikut kami sampaikan beberapa diskusi WA yang mencerminkan dinamika ... Read More »

Peran Pemerintah, Oramas dan Masyarakat Untuk Melindungi Keturunan

Sebagaimana halnya dalam perlindungan terhadap akal, pemerintah juga punya posisi strategis untuk mewujudkan perlindungan terhadap keturunan, baik dari sisi agar ia tetap eksis maupun agar ia tidak sirna. Pemerintah adalah ulul amri. Di tangan pemerintah, undang-undang yang sifatnya mengikat dapat diterpitkan. Di tangan pemerintah juga, berbagai pelanggaran terkait dengan keturunan, dapat ditindak dan diberikan hukuman setimpal. Pemerintah bersama dengan ormas, ... Read More »

Melindungi Keturunan; LBGT Merupakan Kejahatan Kemanusiaan

Terkait upaya melindungi keturunan (min janibil adam), sebelumnya telah kami sampaikan terkait larangan melakukan aborsi. Saat ni kita lanjutkan dengan hal lain terkait perilaku menyimpang yang merupakan tindakan kriminal kemanusiaan, yaitu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LBGT). Syariat sendiri secara sharih telah mengharamkan LBGT. Dalam hukum syariat bahwa manusia semua makhluk-Nya diciptakan berpasang-pasangan, laki-laki dan perempuan. Bahkan tanaman saja, oleh ... Read More »

Mepertanyakan Gerakan Tajdidi Muhammadiyah

Ust Ghafar Ismail: Karenanya saat ini ada 3 corak di indonesia dlm berislam ala sunni (bila menggunakan istilah ahlus sunnah wal jamaah) 1. Corak madhabi. Corak ini kelanjutan dan perkembangan fase no 2 yaitu madhab. Hanya corak madhabi ini saat ini telah berkembang lbh progressif meski cara beragamanya tetap hrs bermadhab dan melalui sanad dari gurunya. Ini mayoritas ada di ... Read More »

Melindungi Keturunan: Tidak Melakukan Aborsi

Aborsi adalah mengeluarkan hasil pembuahan, sebelum janin dapat hidup di luar tubuh ibunya. Dalambahasa Arab, aborsi sering disebut dengan istilah al-ijhad. Maksudnya adalah wanita yang melahirkan anaknya secara paksa. Secara umum, aborsi dapat dibagi menjadi dua, yaitu aborsi legal, yaitu aborsi yang dilakukan sesuai prosedur yang berlaku secara medis. Kedua, ilegal, yaitu aborsi yang dilakukan dengan mengabaikan prosedur atau tidak ... Read More »

Melindungi Keturunan: Mereka Yang Tidak Dianjurkan Atau Diharamkan Untuk Dinikahi

Di atas sudah kami sampaikan mengenai mereka yang layak dan ideal untuk menjadi pasangan hidup. Di bawah ini, kami sampaikan mengenai mereka yang tidak layak atau bahkan diharamkan untuk menjadi pasangan hidup. Mereka ini adalah sebagai berikut: 1. jangan menikahi orang yang buruk perangainya Nas di atas juga dikuatkan dengan ayat lain yang menyatakan bahwa orang yang punya akhlak tercela, ... Read More »

Melindungi Keturunan; Panduan Mencari Jodoh

Sebelumnya sudah kami sampaikan bahwa di antara tujuan dari maqashid syariah adalah melindungi keturunan. Sarana yang dapat melindungi keturunan adalah dengan melakukan pernikahan secara syar’i. Hanya saja, menikah tidak dengan sembarang orang. Ada ketentuan dan anjuran dari al-Quran dan sunnah nabi yang memberikan bimbingan kepada untuk memilih pasangan. Jika pasangan kita baik, insyaallah akan baik pula rumah tangga kita dan ... Read More »

Open