Tuesday, September 18, 2018
Artikel Terbaru

Author Archives: wahyudi

Antara Ta’lil Al-Adah dan Ibadah

Sebelumnya sudah saya sampaikan bahwa sebagian besar ulama berpendapat, untuk urusan ibadah tidak perlu dicarikan ta’lilnya. Hanya saja, ada sebagian kecil ulama yang memberikan ta’lil baik dalam urusan ibadah maupun al-adah. Di antara ulama tersebut adalah Ibnu ad-Daqiq al-Id. Menurutnya bahwa illat dalam perkara ibadah juga dilakukan oleh para sahabat. Beliau memberikan contoh Umar bin Khathab yang mencium hajar aswad ... Read More »

Prinsip Terkait Urusan Sehari-hari Adalah Ta’lil

Sebelumnya sudah kami sampaikan mengenai ta’lil dalam urusan ibadah. Sebagian besar ulama ushul berpendapat bahwa untuk urusan ibadah tidak ada ta’lil. Semua diserahkan kepada Allah dan manusia cukup mentaati apa yang tertera dalam nas. Maka kaedah yang digunakan sebagai berikut: الاصل فى العبادة التعبد والاتباع Artinya: Prinsip dalam ibadah adalahtaabbud danittiba Meski demikian, terdapat sebagian ulama yang membahas ta’lil dalam ... Read More »

Tiga Pilar Pemikiran Muhammadiyah; Sekadar Masukan

Apa aliran kalam Muhammadiyah? Ahli Sunnah, Muktazilah, syiah, Khawarij atau apa? Jawaban sharih terkait aliran kalam Muhammadiyah ini tidak tertera, baik di AD ART Muhammadiyah, HPT, MKCH maupun Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. Mari kita perhatikan teks yang tertera di AD ART Muhammadiyah: Pasal 4 Identitas dan Asas (1) Muhammadiyah adalah Gerakan Islam, Da’wah Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan Tajdid, ... Read More »

Hujah Tahsiniyat Dalam Al-Quran dan Sunnah

Tahsiniyat lebih melihat pada interaksi manusia terkait dengan keindahan akhlak dan kesempurnaan atas suatu amal perbuatan. Ia tidak seperti dharuriyat yang jika ditinggalkan, akan menimbulkan kerancuan dan kekacauan dalam kehidupan umat manusia. ia juga tidak seperti hajiyat, yang sifatnya memberikan keringanan kepada hamba karena kondisi tertenu. Tahsiniat ada yang terkait dengan ibadah, seperti melaksanakan shalat sunnah sebagai tambahan dari shalat ... Read More »

Muhadjir Efendy: TPA dan Tahfez Menjadi Kurikulum Sekolah

Beberapa hari ini sedang ramai dengan berita sekolah Full Day. Saya sendiri sampai menulis dua artikel karena kekhawatiran bahwa Full Day berpotensi akan mematikan TPA, Madrasah Diniyah dan Rumah Tahfezh. Hal ini mengingat bahwa Full Day, Madrasah Diniyah, TPA dan Rumah Rahfezh waktunya bersamaan. Pendidikan karakter dari model Madrasah Diniyah juga sudah teruji sehingga bisa dipertanggungjawabkan. Sekarang saya merasa lega ... Read More »

Pembentukan Karakter Itu Bernama Madrasah Diniyyah

Di Desa Tretep kecamatan Tretep Kabupaten Temanggung Jawa Tengah, ada Madrasah Diniyah yang diberi nama Madrasah Nurul Hidayah. ia juga punya TPQA untuk anak usia dini. Madrasah ini didirikan oleh ust Khusnan dan Ust Junaidi, dua orang kyai kampong yang sangat sabar dalam memberikan didikan pada siswa. di sini, sekolah agama gratis. Para asatiz tidak mendapatkan bayaran sedikitpun. mereka hanya ... Read More »

Sekolah “Full Day”, Madrasah Diniyah Bubar

Beberapa waktu lalu, Mentri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Muhadjir Effendy mewacanakan sekolah “Full Day. Jadi, selama seharian penuh, siswa akan berada di bangku sekolahan. Tujuannya adalah untuk membentuk karakter siswa. Alasan lain, karena ketika siswa pulang lebih dini, pergaulan siswa tidak terkontrol kedua orang tua sibuk bekerja dan baru pulang sore hari. Akibatnya, siswa bebas keluyuran di lura rumah ... Read More »

Hujah Hajiyat Dari al-Quran dan Sunnah Nabi

Sebelumnya telah diterangkan sedikit mengenai hujah dharuriyatul khamsah baik dari sisi al-Quran maupun hadis nabi. Sekarang kita akan masuk secara singkat terkait hujah hajiyat baik dari al-Quran dan sunnah nabi. Hajiyat secara seerhana adalah kebutuhan dasar yang boleh dilakukan untuk memperingan hamba karena kondisi tertentu. Ia diizinkan memilih perbuatan yang lebih mudah (taisir) dan lebih ringan (raful haraj) demi maslahat ... Read More »

Saat Fatwa Keluar Bukan Dari Pakarnya?

Ust. Wahyudi Abdurrahim, Lc Belakangan ini muncul banyak orang yang belum mapan dalam bidang ilmu agama, namun berani mengeluarkan fatawa. Fatalnya, fatawa tersebut tanpa landasan hukum syariat dengandalil dan system istidlal yang benar. Mereka dibesarkan media, dan tiba-tiba saja berubah menjadi ulama tersohor. Sangat berbahaya jika fatawa agama dikeluarkan oleh orang yang belum kapabel. Mereka ini bisa sesat menyesatkan. Mereka ... Read More »

Melindungi Kehormatan dan Keturunan Dalam Al-Quran dan Sunnah

Para ulama kadang menggunakan istilah kehormatan (al ird) dengan maksud menjaga diri dari perbuatan zina. Terkangan istilah lain yang dipakai adalah hifzn al bid’I (melindungi kehormatan) atau hifzunnasl (melindungi keturunan). Meski berbeda istilah, namun mempunyai maksud yang sama. Melindungi kehormatan maksudnya adalah menghindari segala sesuatu yang dapat merusak kehormatan seseorang serta mengarahkan agar kehormatan tetap berada di jalur yang benar ... Read More »

Open