Saturday, July 21, 2018
Artikel Terbaru

Author Archives: wahyudi

Muhammadiyah Bukan Wahabi; Bukan Penggiringan Opini

Belakangan ini saya melakukan ta’shil HPT Bab Iman dengan cara mencocokkan teks Arab dalam HPT dengan teks senada yang termuat dalam kitab kuning. Hingga saat ini, teks-teks dan pendapat HPT terkait dengan akidah, sama persis dengan pendapat Ahlisunnah Asyariyah dan Maturidiyah. Lalu saya bandingkan dengan pendapat berbeda dari Ibnu Taimiyah dan para pengikutnya, baik Muhammad bin Abdil Wahab, Syain Utsaimin, ... Read More »

Berbeda Dengan Wahabi, Muhammadiyah Tidak Mengenal Tri-Tauhid

Jika kita membuka Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah, kita akan menemukan ungkapan sebagai berikut ini: الاَحَدُ فِىأُلُوْهِيَّتِهِ وَصِفاَتِهِ وَ اَفْعَالِهِ Yang Esa tentang ketuhanan, sifat dan af’al-Nya Apakah yang dimaksud dengan tauhid menurut Ulama Asyairah? Menurut Saadduddin Attiftazani asy-Syafii al-Asy’ary dalam kitab syarhul Mawaqif التوحيد اعتقاد عدم الشريك في الإ̃لهية وخواصها. Artinya: Tauhid adalah kepercayaan seseorang untuk tidak menyekutukan Tuhan dan ... Read More »

Berbeda Dengan Wahabi, Muhammadiyah Menganggap Bahwa Alam Sifatnya Hadis

Jika kita buka Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah, kita akan menemukan ungkapan berikut ini: اَمَّا بَعْدُ فَاِنَّ الفِرْقَةَ النَّاجِيَةَ (1 (مِنَ السَّلَفِ اَجْمَعُوا عَلَى الإِعْتِقَادِ بِأَنَّ العَالَمَ آُلَّهُ حَادِثٌ خَلَقَهُ االلهُ مِنَ العَدَمِ وَهُوَ اَىِ العَالَمُ) قَابِلٌ لِلفَنَاءِ Kemudian dari pada itu, maka kalangan ummat yang terdahulu, yakni mereka yang terjamin keselamatannya (1), mereka telah sependapat atas keyakinan bahwa seluruh ‘alam ... Read More »

Ini lho, Alasan Muhammadiyah Memilih Madzhab Nazhar

Sebelumnya sudah saya sampaikan bahwa dalam ilmu kalam terkait dengan nazhar, muhammadiyah merajih madzhab Asyari dan Maturidi. Hal ini juga dikuatkan dengan dalil hudus yang merupakan poin terpenting untuk membuktikan tentang nazhar itu. Madzhab fitrah sendiri, beranggapan bahwa nadzhar tidaklah penting. Bahkan secara jelas Ibnu Taimiyah menganggap bahwa nazhar dan sarana nazhar dengan hujah dalilul hudus seperti yang digunakan oleh ... Read More »

Berbeda Dengan Wahabi, Muhammadiyah Menggunakan Dalilul Hudus

Jika kita buka Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah, kita akan menemukan ungkapan berikut ini: اَمَّا بَعْدُ فَاِنَّ الفِرْقَةَ النَّاجِيَةَ (1 (مِنَ السَّلَفِ اَجْمَعُوا عَلَى الإِعْتِقَادِ بِأَنَّ العَالَمَ آُلَّهُ حَادِثٌ خَلَقَهُ االلهُ مِنَ العَدَمِ وَهُوَ اَىِ العَالَمُ) قَابِلٌ لِلفَنَاءِ Kemudian dari pada itu, maka kalangan ummat yang terdahulu, yakni mereka yang terjamin keselamatannya (1), mereka telah sependapat atas keyakinan bahwa seluruh ‘alam ... Read More »

Beda Dengan Wahabi, Bagi Muhammadiyah Kewajiban Pertama Seorang Mukalllaf Adalah Nazhar

Jika kita baca Himpunan Putusan Tarjih BAB Iman, kita akan menemukan kalimat berikut ini: اَمَّا بَعْدُ فَاِنَّ الفِرْقَةَ النَّاجِيَةَ (1 (مِنَ السَّلَفِ اَجْمَعُوا عَلَى الإِعْتِقَادِ بِأَنَّ العَالَمَ آُلَّهُ حَادِثٌ خَلَقَهُ االلهُ مِنَ العَدَمِ وَهُوَ اَىِ العَالَمُ) قَابِلٌ لِلفَنَاءِ (2 (وَعَلَى اّنَّ النَّظْرَ فِى الكَوْنِ لِمَعْرِفَةِ االلهِ وَاجِبٌ شَرْعًا (3 (وَهَا نَحْنُ نَشْرَعُ فِى بَيَانِ اُصُولِ العَقَائِدِ الصَّحِيْحَةِ. Kemudian dari pada ... Read More »

Mengapa Muhammadiyah Menggunakan Tafwith atau Takwil Dan Bukan Itsbat layaknya Wahabi?

Sebelumnya sudah saya sampaikan bahwa dalam Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah, ketika menghadapi ayat sifat melakukan tafwith atau takwil sebagaimana teks HPT berikut ini: جِبُ عَلَيْنَا اَنْ نُؤْمِنَ بِمَا جَاءَ بِهِ النَّبِىُّ صَلَّى االله عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ الْقُرْآنُ وَمَا تَوَاتَرَ الْخَبَرُ عَنهُ تَوَاتُرًا صَحِيحًا مُسْتَوْفِيًا لِشُرُوْطِهِ وَإِنَّمَا يَجِبُ الإِعْتِقَادُ عَلَى مَا هُوَ صَرِيْحٌ فِى ذَالِكَ فَقَطْ وَلاَ تَجُوْزُ الزِّيَادَةُ عَلَى مَاهُوَ ... Read More »

Beda Dengan Wahabi, Terkait Ayat Sifat Muhammadiyah Menggunakan Tafwith Atau Takwil?

Jika kita membuka kitab Himpunan Putusan Tarjih Muhamadiyah, kita akan menemukan mengenai sikap muhammadiyah terhadap ayas sifat sebagai berikut: يَجِبُ عَلَيْنَا اَنْ نُؤْمِنَ بِمَا جَاءَ بِهِ النَّبِىُّ صَلَّى االله عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ الْقُرْآنُ وَمَا تَوَاتَرَ الْخَبَرُ عَنهُ تَوَاتُرًا صَحِيحًا مُسْتَوْفِيًا لِشُرُوْطِهِ وَإِنَّمَا يَجِبُ الإِعْتِقَادُ عَلَى مَا هُوَ صَرِيْحٌ فِى ذَالِكَ فَقَطْ وَلاَ تَجُوْزُ الزِّيَادَةُ عَلَى مَاهُوَ قَطْعِىٌّ بِظَنِّىٍّ لِقَوْلِهِ تَعَالَ: ... Read More »

Menggugat Fikih Kebinekaan

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah Swt atas karunia yang diberikan kepada kita semua. Shalawat beserta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Besar Muhammad Saw. Pada bulan Agustus 2015, Maarif Institute menerbitkan buku “Fikih Kebinekaan”. Buku ini merupakan kumpulan tulisan para intelektual Muhammadiyah. Mereka adalah Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif, Drs. Lukman Hakim Saifuddin, Prof. Dr. M. ... Read More »

Hadis Jibril Ahad, Mengapa HPT Muhammadiyah Menerima Sebagai Dalil Dalam Akidah?

Di HPT Muhammadiyah dinyatakan: جِبُ عَلَيْنَا اَنْ نُؤْمِنَ بِمَا جَاءَ بِهِ النَّبِىُّ صَلَّى االله عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ الْقُرْآنُ وَمَا تَوَاتَرَ الْخَبَرُ عَنهُ تَوَاتُرًا صَحِيحًا مُسْتَوْفِيًا لِشُرُوْطِهِ وَإِنَّمَا يَجِبُ الإِعْتِقَادُ عَلَى مَا هُوَ صَرِيْحٌ فِى ذَالِكَ فَقَطْ وَلاَ تَجُوْزُ الزِّيَادَةُ عَلَى مَاهُوَ قَطْعِىٌّ بِظَنِّىٍّ لِقَوْلِهِ تَعَالَ: إِنَّ الظَّنَّ لَا يُغْنِي مِنَ الْحَقِّ شَيْئًا (يُونُس: 36 .( وَشَرْطُ صِحَّةِ الإِعْتِقَادِ فِى ذَالِكَ ... Read More »

Open