Tuesday, December 18, 2018
Artikel Terbaru

Author Archives: wahyudi

Dr. Yusuf al-Qaradawi dan Fikih Maqashid (III)

  Maqashid syar’i adalah tujuan umum dari berbagai hukum dalam syari’ah. Menurut Ibnu Qoyim bahwa tujuan utama diturunkannya hukum syar’i adalah demi kemaslahatan manusia serta menghindari segala sesuatu yang dapat menimbulkan kesengsaraan (madlorot) bagi manusia. Namun demikian bukan bearti maslahat di sini berdasarkan penilaian manusia, namun maslahat dalam pandangan syari’at. Manusia sering terpengaruhi oleh hawa nafsu sehingga penilaian terhadap suatu ... Read More »

Barat vs Dunia Islam

Pikiran geo-politik untuk membagi dunia menjadi dua, yaitu dunia sendiri dan dunia yang lain, adalah pikiran yang umum dimiliki oleh bangsa-bangsa yang mengalami kompleks superioritas. Dahulu, misalnya bangsa Yunani selalu membagi dunia sebagai oikoumene dan di luar oikoumene. Oikoumene berarti daerah berperadaban. Orang Arab menterjemahkannya menjadi al-Da’irah al-Ma’murah, yang intinya adalah kawasan berperadaban yang terbentang dari sungai Nil di Mesir ... Read More »

Pro Kontra Ide Rasionalisasi Turats Islam Hasan Hanafi (IV)

 Hasan Hanafî adalah sarjana muslim kontemporer yang memiliki ambisi besar untuk ikut andil dalam membangun peradaban Islam modern. Ia sangat prihatin melihat kekalahan dunia Islam dalam berbagai segi kehidupan. Hampir seluruh langkah yang dilalui umat Islam selalu mengekor ke dunia Barat. Umat Islam seakan bangsa yang tidak memiliki identitas, bangsa yang kehilangan akar sejarahnya. Hasan Hanafî merasa ikut bertanggungjawab untuk ... Read More »

Sejarah Singkat Ilmu Kalam; Teologi Muktazilah

   Muktazilah adalah nama partai yang muncul di dunia Islam pada awal abad II H. Mereka dalam mengkaji aqidah Islam menggunakan metodologi akal murni. Mereka adalah pengikut Washil bn Athâ’ yang dirajihkan sebagai pendiri partai tersebut.[1]   Para sarjana muslim berbeda pendapat seputar asal mula dinamakan sebagai Muktazilah. Pertama: kata Muktazilah dinisbatkan kepada pengikut Washil bin Atha’ dari partai Ahlu ... Read More »

Tema Pembaharuan Turats Islam; Perspektif Hasan Hanafi

Poros peradaban Islam adalah al-Qur’an dan Sunnah. Dari dua sumber hukum tersebut, tumbuh berbagai cabang ilmu pengetahuan dalam turâts Islam. Restrukturisasi ilmu pengetahuan keagamaan, terutama yang bersifat rasional dapat dilakukan dengan mengembalikan semua cabang ilmu keislaman pada poros utama, yaitu al-Qur’an dan Sunnah. Restrukturisasi ilmu pengetahuan pada hakikatnya adalah upaya untuk kembali memahami wahyu Tuhan. Kemudian, dilanjutkan dengan pembumian wahyu ... Read More »

Thaharah Bagi Wanita Muslimah: Istihadah (III)

Ishtihadah adalah darah yang mengalir dari ujung bawah rahim, bukan pada waktu haid atau nifas, tapi karena sakit. Setiap pendarahan bagi wanita sebelum waktu haid, yaitu di bawah umur 9 tahun, atau kurang dari batas minimum waktu haid, atau lebih dari batas maksimum waktu haid, atau batas maksimum nifas, atau lebih dari batasan normal, atau darah yang keluar pada saat  ... Read More »

Dr. Yusuf al-Qaradawi dan Rekonstruksi Ilmu Usul Fikih (II)

 Sebagaimana telah disinggung di atas bahwa perkembangan ilmu ushul fikih bersamaan dengan ilmu fikih. Hanya saja pembukuan fikih lebih dulu dari pada ilmu ushul fikih. Sebagian besar ulama mengatakan bahwa orang pertama kali yang membukukan ilmu ushul fikih adalah imam Syafi’i. Dalam kitab ar-risalah, ia banyak membahas mengenai posisi al Qur’ân dan al Sunnah sebagai landasan argumentatif dalam hukum, kiyas, ... Read More »

Sistematikan Pembaharuan Turats: Perspektif Hasan Hanafi (III)

  Pembaharuan dapat dilakukan dengan berbagai cara, sebagian berkaitan dengan pembaharuan dalam ilmu linguistik, sebagian berkaitan dengan makna dan sebagian lain berkaitan dengan obyek kajian. Di bawah ini, penulis hanya akan menyampaikan mengenai urgensi pembaharuan secara singkat, sebagaimana yang diinginkan Hasan Hanafî.   Logika pembaharuan ilmu lingusitik   Bahasa merupakan sarana manusia dalam berkomunikasi dengan sesama. Dengan bahasa, manusia mampu ... Read More »

Seri Cara Menarik Simpati Orang (II): Berdandan Dengan Pakaian Takwa

Sebelumnya, telah kami sampaikan bahwa jika kita ingin mendapatkan simpati dari penduduk bumi dan langit, maka hendaknya kita mencintai Allah, kapan dan dimanapun. Dengan kecintaan kita kepada Allah, maka Allah akan mencintai kita dan seluruh mahkuk di langit dan di bumi juga akan jatuh hati kepada kita.   Untuk menarik cinta Allah, hendaklah kita bersolek diri, berdandan dan menggunakan pakaian ... Read More »

Kemunduran Umat, Salah Siapa?

Empat belas abad yag lalu, Nabi Muhammad SAW berdiri dibukit Shafa, beliau mengumpulkan orang-orang Mekkah seraya berkata, ”wahai manusia, kuperingatkan bahwa dihadapanmu adalah adzab yang sangat pedih.” Da’wah ini adalah pembatas dari masa lalu yang kelam menuju masa depan yang penuh dengan cahaya terang benderang. Orang-orang jahliyah menentang da’wah Rosul dengan berbagai cara, fitnahan, ancaman bahkan usaha pembunuhan terhadab diri ... Read More »

Open