Thursday, September 20, 2018
Artikel Terbaru

Author Archives: wahyudi

Tinjauan Sadd al-Dzarî`ah dalam Tataran Praktis

  Perbedaan dalam menggunakan piranti hukum berimplikasi pada perbedaan mereka dalam memberikan ketetapan hukum fikih. Perbedaan kesimpulan hukum tidak hanya terjadi antara mereka yang menggunakan atau tidak menggunakan al-dzarî`ah atau sadd dzarî`ah, bahkan antara sesama mereka yang menggunakan metode ini dalam beberapa kasus juga memiliki implikasi hukum yang berbeda. Di bawah ini, penulis sedikit akan memberikan contoh praktis ketetapan hukum ... Read More »

Insting dan Akal

Pertanyaannya, insting, masuknya ke akal atau indra? Karena ada binatang yang dengan instingnya mampu keluar dr suatu ruangan, seperti tikus percobaan. Ada lagi, kita sering menemukan binatang yang bisa pandai melakukan suatu pekerjaan. Biasanya ruang percobaan tsb terdiri dr berbagai jalan, tapi tikus yang pintar itu mampu menemukan pintu tmpt keluarnya. Insting bukan akal, bukan indra. Dia tersendiri. Namanya gharizah. ... Read More »

Hukum Ijab dan Kabul yang Diucapkan oleh Satu Orang

Prinsipnya, ungkapan ijab dilakukan oleh satu orang, demikian juga ungkapan kabul yang dilakukan oleh satu orang. Hal ini karena akad nikah dapat disetarakan dengan akad jual beli, hibah, dan lainnya. Semua ungkapan dalam transaksi tersebut terdapat lafal serah dan terima. Perbedaannya, dalam jual beli tidak boleh dalam akad transaksinya hanya dilakukan oleh satu orang saja. Artinya yang mengatakan “Saya membeli” ... Read More »

Sumber dan Alat Pengetahuan; Aliran Sensualisme (al-Hissiyyin)

  Kaum sensualisme, khususnya John Locke, menganggap bahwa pengetahuan yang sah dan benar hanya lewat indra saja. Mereka mengatakan bahwa otak manusia ketika lahir dalam keadaan kosong dari segala bentuk pengetahuan, kemudian melalui indra realita-realita di luar tertanam dalam benak. Peranan akal hanya dua saja yaitu, menyusun dan memilah, dan meng-generalisasi. Jadi yang paling berperan adalah indra. Pengetahuan yang murni ... Read More »

Kekayaan Jiwa: Harta yang Sesunggunya

Saat ini masih hangat berita Walang dan Saaran, sang pengemis tajir yang bisa meraup untung 25 juta dalam satu bulan. Merkea pura-pura miskin dan memelas meminta uang dengan alasan untuk biaya pengobatan. Mereka bersandiwara menjadi orang tak mampu, sehingga siapaun yang lewat merasa iba dan memberinya sedelah. Kasus di atas mengingatkan kita, bahwa kita berada di ujung zaman. Manusia sudah ... Read More »

Hubungan Akal dengan Jauhar

Jika yang dimaksud adalah hubungan akal dan jauhar secara umum, maka tidak ada. Akal independen dan jauhar independen. Karen yang dimaksud akal disini bukan otak, namun hal lain yang bersifat abstrak. Sementara otak adalah kumpulan jauhar. Mengenai hubungan akal dengan otak akan dibahas kemudian. Mengenai letak proses berfikir bisa dilihat tulisan sebelumnya. Akal jugaa bukan a’raad karena orang bsa disbut ... Read More »

Sumber dan Alat Pengetahuan: Alam Fisik

Manusia sebagai wujud materi, selama di alam materi ia tidak akan lepas dari hubungannya dengan materi secara interaktif. Hubungannya dengan materi menuntutnya untuk menggunakan alat yang sifatnya materi pula, yakni indra (al-hiss), karena sesuatu yang materi tidak bisa dirubah menjadi yang tidak materi (inmateri). Contoh yang paling konkrit dari hubungan dengan materi dengan cara yang sifatnya materi pula adalah aktivitas ... Read More »

Zaman Edan: Pekan Kondom Nasional

Kita semua memang prihatin dengan penyebaran virus HIV yang semakin hari semakin meningkat. Kita prihatin jika generasi muda terkena wabah penyakit mematikan. Semua harus prihatin, dan mencari jalan keluar agar masa depan bangsa terselamatkan.   Kebanyakan penyakit ini ditularkan akibat seseorang sering “gonta-ganti” pasangan. Pergaulan bebas, menjadi penyebab utama semakin mewabahnya virus ini, selain juga narkoba yang turut mempunyai andil ... Read More »

Nazar

Secara bahasa, nazar bisa diartikan melihat, menunggu, bertemu, berfikir dan merenung Dalam ilmu kalam, nazar biasa diartikan dengan berfikir dan merenung (Bukan melamun lhoo…) Menurut Qadhi Abu Bakar nazar adalah proses berfikir untuk menghasilkan pengetahuan atau mendapatkan prasangka yang dekat dengan pengetahuan/ilmu. Nazar dibagi dua, ayitu 1. Nazar dimana sarana menuju obyek pemikiran benar, maka nazarnya benar. Sederhananya, metodologi yang ... Read More »

Sumber dan Alat Pengetahuan; Wahyu

Yang dimaksud dengan wahyu di sini adalah segala ajaran yang diturunkah Tuhan kepada nabi Muhammad saw. Dari sini wahyu dapat dibagi menjadi dua, wahyu yang berupa kalam ilahi (al-Qur’ân) dan wahyu yang diekspresikan oleh nabi Muhammad saw (hadits nabi). (QS. Al-Najm: 34). Wahyu memberikan pengetahuan manusia pada beberapa hal, diantaranya adalah: a.   Alam metafisika Para ulama membagi permasalahan metafisika menjadi ... Read More »

Open